Tata Cara Sholat Witir

Tata Cara Sholat Witir – Sholat witir adalah salah satu sholat sunnah yang tergolong sholat sunnah ghoir rowatib (sholat sunnah yang tidak mengiringi sholat fardhu lima waktu). Secara bahasa sholat witir berarti sholat ganjil. Sementara secara syara’ berarti sholat dengan jumlah rokaat ganjil.

Sholat witir menjadi salah satu sholat sunnah yang istimewa untuk dikerjakan karena sebuah hadits yang meriwayatkan bahwa sahabat abu bakar pernah diwasiati rosululloh agar jangan sampai lupa mengerjakan sholat dhuha disiang hari dan witir dimalam hari.

Keutamaan Sholat Witir

Banyak sekali keutamaan sholat witir, diantaranya adalah sabda Nabi Muhammad Saw: “Sesungguhnya Allah Swt itu ganjil dan senang terhadap hitungan ganjil” “Laksanakan sholat witir wahai golongan ahli al-Qur’an.”

Hadits: “Orang yang belum pernah melakukan sholat witir, maka bukan termasuk dari golonganku.” “Sesungguhnya Allah Swt memberi pertolongan pada kalian dengan sholat yang lebih baik bagi kalian dari pada Unta-Unta yang merah.”

Waktu sholat Witir

Sholat Witir NU ONLINE

Waktu sholat witir mulai dari setelah melaksanakan sholat Isya’ sampai terbitnya Fajar Shadiq. Yang paling utama adalah melaksanakan sholat witir di akhir malam jika punya dugaan bisa bangun sebelum shubuh. Jika tidak, maka yang paling utama adalah melaksanakan sholat witir setelah melaksanakan sholat isya’.

Jumlah Raka’at Sholat Witir

Sesuai namanya yang berarti ganjil, jumlah rokaat dalam sholat witir juga harus ganjil dalam sekali pengerjaan. Dengan kata lain, dalam sekali pengerjaan jumlah rokaatnya tidak boleh genap. Untuk tata cara sholat witir akan dibahas dibawah.

Batas minimal rokaat sholat witir adalah satu raka’at, namun hukumnya makruh jika selalu melaksanakan satu raka’at saja tanpa ada udzur. Kemudian batas minimal yang dinilai sempurna adalah tiga rakaat. Dan yang paling utama adalah sebelas raka’at.

Niat Sholat Witir

Karena sholat witir merupakan sholat sunnah yang tidak memiliki latar belakang khusus, maka yang wajib disertakan dalam niat adalah berniat sholat + sunnah witir saja. Jadi secara singkat jika dituliskan, niat sholat witir sebagai berikut:

1. Niat sholat witir satu rokaat:

Niat Sholat Witir

أُصَليْ سُنَّةَ الوِتْرِ رَكْعَةً لِلَّهِ تَعَالَى

“Usholli sunnatal witri rok’atal lillahi ta’aala”

Artinya: “Saya berniat sholat sunnah witir satu roka’at karena perintah Alloh ta’aala”

2. Niat sholat witir dua rokaat:

Niat Sholat Witir

أُصَليْ سُنَّةَ الوِتْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

“Usholli sunnatal witri rok’ataini lillahi ta’aala”

Artinya: “Saya berniat sholat sunnah witir dua roka’at karena perintah Alloh ta’aala”

3. Niat sholat witir tiga rokaat sekaligus:

Niat Sholat Witir

أُصَليْ سُنَّةَ الوِتْرِثلَاَثَ رَكْعَاتٍ لِلَّهِ تَعَالَى

“Usholli sunnatal witri tsalaatsa rok’aatin lillahi ta’aala”

Artinya: “Saya berniat sholat sunnah witir tiga roka’at karena perintah Alloh ta’aala”

Tata Cara Pelaksanaan Sholat Witir

Ada dua cara dalam pelaksanaan sholat witir:

1. Dengan cara tersambung

Metode ini dilakukan dengan cara menyambung raka’at terakhir dengan raka’at sebelumnya, seperti bentuk sholat maghrib. Pada bentuk ini diperbolehkan hanya melakukan satu tasyahud saja pada raka’at yang terakhir, atau dua tasyahud, yaitu di raka’at yang terakhir dan sebelumnya.

2. Dengan cara terpisah

Metode ini dilakukan dengan memisah raka’at terakhir dari raka’at sebelumnya dengan salam, dan bentuk ini lebih utama karena ada hadits yang menjelaskan hukum makruh menyamakan bentuk pelaksanaan sholat witir dengan sholat Maghrib.

Dalam pelaksanaan sholat witir tiga raka’at dengan cara terpisah sunnah membaca surat al-A’la pada raka’at pertama, surat al-Kafirun pada raka’at kedua dan surat al-Ikhlas dan al-Mu’awidzatain pada raka’at ketiga.

Doa Sholat Witir

Doa Sholat Witir NU ONLINE

Gambar diatas adalah salah satu contoh doa sholat witir pada bulan ramadhan. silahkan disimak dengan seksama dan semoga dapat menjadi acuan dalam melaksanakan sholat witir dalam rangka beribadah kepada Alloh Swt.

Demikianlah artikel tentang tata cara sholat witir yang singkat ini. Semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian. Kami nantikan kritik dan saran yang bersifat membangun.

Reverensi:

  • kitab Fathul Mu’in, fasl tentang sholat sunnah, Karya Syeikh Zainuddin bin Abdul Aziz Al-Malibari Al-Fannaniy.
  • Kitab Fathul qorib, fasl kitab hukum-hukum sholat, Karya Syeikh Al-Imam Abi Abdillah Muhammad bin Qosim Al-Ghozi.
  • kitab At-Takrirat Al-Sadidah Fi Al-Masail Al-Mufidah, Karya syaikh Hasan bin Ahmad bin Muhammad Al-Kaff.
  • Kitab I’anatuth tholibin, karya Syeikh Abi Bakar bin Sayyid Muhammad Syatho Ad-Dimyati, cetakan haramain / maktabah futuhiyyah.
  • Kitab Kasyifaatus sajaa, karya Syeikh Muhammad Nawawi Al-Jawi (Banten) cetakan toha putra semarang.

BACA JUGA:

Tinggalkan komentar