Doa Sebelum dan Sesudah Wudhu

Doa Sebelum dan Sesudah Wudhu – Doa adalah senjata bagi kaum mukmin atau orang-orang beriman. Karena dengan doa kita bisa meminta apapun yang menjadi keinginan kepada Alloh Swt, tuhan yang maha memiliki segalanya. Dengan berdoa pula kita diajarkan untuk senantiasa berharap hanya kepada Alloh, bukan yang lain.

Dalam islam banyak sekali contoh-contoh doa yang telah diajarkan, baik termaktub langsung dalam Al-qur’an, diriwayatkan sebagai hadits Rosululloh, maupun doa-doa yang diajarkan oleh para ulama’ atau guru-guru yang mulia.

Dengan begitu, kita sebagai murid telah dimudahkan dengan contoh-contoh tersebut. Kita tak lagi harus pusing-pusing mengarang rangkaian doa yang sesuai dan pantas diutarakan kepada Alloh Swt. Pun demikian dengan doa-doa yang mengiringi tata cara peribadatan.

Diantaranya adalah ajaran ulama’ tentang doa sebelum dan sesudah wudhu yang tentu saja mengiringi pelaksanaan tata cara wudhu. Namun jangan sampai ketinggalan pula syarat sah wudhu yang sudah dipelajari, karena berpengaruh pada keabsahan wudhu itu sendiri.

Doa Sebelum Wudhu

Doa Sebelum Wudhu

Dalam artikel kali ini saya hanya akan menuliskan doa sebelum dan sesudah wudhu. Doa-doa yang saya tuliskan ini termasuk dalam rangkaian sunnah-sunnah wudhu. Kalau menghendaki untuk belajar tentang bacaan doa sunnah lengkap dalam tata cara wudhu, silahkan cek artikel sunnah-sunnah wudhu.

Doa sebelum wudhu secara singkat ada dua:

1. Mengucapkan Niat

Niat yang dimaksud adalah niat hendak melaksanakan sunnah-sunnah wudhu, dengan mengucapkan:

نَوَيْتُ سُنَنَ الْوُضُوْءِ

“Nawaitu sunanal wudhu’i”

Artinya: “Saya berniat melakukan sunnah wudhu”

2. Membaca Basmalah dan Ta’awudz

Minimal lafadz:

بِسْمِ اللَّهِ

“Bismillahi”

Artinya: “Dengan menyebut nama Alloh”

Dan maksimal lafadz:

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ, بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ, رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ, وَأَعُوْذُ بِكَ أَنْ يَحْضُرُوْنَ

“A’uudzu billaahi minasy syaithoonir rojiim, bismillahir rohmaanir roohiim, robbi a’uudzu bika min hamazaatisy syayathin, wa a’uudzu bika ayyahdzuruun”.

Artinya: “Aku memohon perlindungan kepada Alloh Swt dari syeitan yang dirajam, dengan menyebut nama Alloh yang maha pengasih lagi maha penyayang. wahai tuhanku, aku meminta perlindungan pada-Mu dari perangkat-perangkat iblis, dan aku meminta perlindungan pada-Mu untuk bisa hudzur (khusuk)”.

Doa Sesudah Wudhu

Doa Sesudah Wudhu

Sunnah-sunnah sesudah wudhu yang mengiringi bacaan doa sesudah wudhu:

1. Meminum Sebagian Sisa Air Wudhu

Iya, meminum berarti menelan walaupun sedikit sisa air dari wudhu kita sendiri. Dan ini disunnahkan setelah wudhu yang kita lakukan selesai.

Jangan berpikir jijik dulu ya, karena ini sunnah, jadi bisa kita siasati semisal yang kita minum adalah air sisa berkumur saja. Jadi khan nggak kelihatan diminum ya, hehe.

2. Memercikkan Sisa Air Wudhu Pada Sarung atau Celana

Setelah meminum sisa air wudhu, sunnah berikutnya sebelum membaca doa sesudah wudhu adalah memercikkan sisa air wudhu pada sarung atau celana. Ingat ya, Cuma memercikkan, jadi nggak sampai basah.

Cukup dengan memercikkan sisa-sisa air yang masih segar mengalir ditangan kita kearah sarung atau celana. Dengan begitu kita sudah dinilai melakukan kesunahan sebelum membaca doa sesudah wudhu. Selamat mencoba.

3. Doa

Berdoa setelah wudlu dengan menghadap Qiblat dan mengangkat kedua tangan, sekira bagian ketiak yang putih bisa terlihat. Bacaan doanya adalah:

اشهد ان لَااله الَّا الله وحده لاشريك له

واشهد انّ محمّداعبده ورسوله

اللّهمّ اجعلنى من التَّوّابين

واجعلني من المتطهّرين

.وجعلنى من عبادك الصّالحين

“Asyhadu allaa ilaaha illallooh wahdahu laa syariikalah,
Wa asyhadu anna Muhammadan ’abduhuu wa rasuuluh,
Allahummaj ‘alnii minattabiinna,
waj ‘alnii minal mutathohiirin,
waj alnii min ‘ibadikasy sholihiin.”

Artinya: “Aku bersaksi sesungguhnya tidak ada tuhan selain Allah, Hanya Allah semata tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi sesungguhnya Nabi Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk dari orang-orang yang bertaubat. Jadikanlah aku termasuk dari orang-orang yang suci. Dan jadikanlah aku termasuk dari hamba-hamba-Mu yang shaleh.”

4. Membaca Surat Al-Qadr Tiga Kali, Ayat Kursi dan Al-Ikhlas

Setelah selesai membaca doa sesudah wudhu kita disunnahkan membaca surat al-qodr tiga kali. Kemudia dilanjutkan dengan membaca ayat kursyi dan surat al-ikhlas.

5. Shalat Sunnah Wudlu

Sholat sunnah wudhu juga sering disebut sholat syukrul wudhu. Yaitu shalat yang dilakukan setelah selesai wudlu untuk menunjukkan rasa syukur kepada Alloh atas limpahan nikmat berupa air sehingga bisa bersuci secara sempurna.

Tata cara sholat sunnah wudhu sama dengan sholat lain pada umumnya. Sekira dianggap sholat ini adalah sholat yang dinisbatkan pada wudhu. Saat shalat, sunnah membaca surat al-Kafirun dan al-Ikhlas. Shalat sunnah wudlu bisa digabungkan dengan shalat yang lain, dengan cara berniat melaksanakan keduanya.

Demikian artikel tentang doa sebelum dan sesudah wudhu yang dapat saya tuliskan. Semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian.

Referensi:

  • kitab Fathul Mu’in, fasl tentang sholat, Karya Syeikh Zainuddin bin Abdul Aziz Al-Malibari Al-Fannaniy.
  • Kitab Fathul qorib, fasl kitab at-thoharoh, Karya Syeikh Al-Imam Abi Abdillah Muhammad bin Qosim Al-Ghozi.
  • kitab At-Takrirat Al-Sadidah Fi Al-Masail Al-Mufidah, bab wudhu, Karya syaikh Hasan bin Ahmad bin Muhammad Al-Kaff.
  • kitab Tausyikh ‘alaa ibni qosim, kitab at-thoharoh, karya Syeikh Muhammad Nawawi Al-Jawi (Banten).
  • Kitab I’anatuth tholibin, juz 1, karya Syeikh Abi Bakar bin Sayyid Muhammad Syatho Ad-Dimyati, cetakan haramain / maktabah futuhiyyah.

BACA JUGA:

Tinggalkan komentar