Doa Mandi Wajib

Islamiyyah.net – dalam tatanan hukum islam, sebelum melaksanakan sholat wajib, sholat dhuha, sholat witir atau membaca Al-Qur’an, kita wajib suci dari hadats besar maupun hadats kecil. Maka dari itu, seorang muslim harus mengetahui tata cara dan doa mandi wajib.

Pengertian mandi secara syara’ (kajian hukum islam) berarti meratakan air keseluruh tubuh disertai niat tertentu. Bacaan niat dan doa mandi wajib berikut tata caranya wajib diketahui seorang muslim. Karena semua orang pasti akan mengalami hal-hal yang mewajibkan mandi wajib.

Mandi yang dikategorikan wajib adalah ketika nadzar untuk melakukan mandi. Dan mandi karena enam keadaan, diantaranya adalah:

  1. Setelah berhubungan suami istri.
  2. Setelah keluarnya sp3rma.
  3. Setelah berhenti menstruasi atau datang bulan.
  4. Setelah berhenti nifas.
  5. Setelah melahirkan.
  6. Meninggal dunia.

Sementara mandi yang dikategorikan sunnah seperti mandi jum’at dan dua hari raya. Lalu mandi yang kita lakukan setiap hari masuk kategori apa? Hehe… mari kita simak sobat islamiy!

Mandi sebagai rutinitas masuk dalam kategori mubah. Artinya jika dalam rutinitas itu kita sertakan niat baik seperti mengikuti kebiasaan Nabi Muhammad yang selalu membersihkan badannya. Atau mempersiapkan diri untuk beribadah, maka rutinitas kita dinilai ibadah dan dapat pahala.

Doa Masuk Kamar Mandi

Doa Masuk Kamar Mandi

Islam memang agama yang sempurna, segala hal tentang kehidupan manusia telah diatur dengan apiknya. Tak terkecuali tatkala kita hendak memasuki kamar mandi untuk mandi wajib.

Dalam islam adab atau etika sejak memasuki kamar mandi hingga keluar. Hendaknya kita dahulukan kaki kiri ketika memasuki kamar mandi. Hal ini bertujuan memulyakan anggota kanan yang identik dengan keutamaan dan kemulyaan.

Berikut adalah doa masuk kamar mandi yang diajarkan sunnah:

بِسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ إْنِّيْ اَعُوْذُ بِكَ مِنَ الخُبُثِ وَالخَبَائِثِ

“Bismillahi allahumma inni a’uudzu bika minal khubutsi wal khobaaits”

Artinya: “Dengan menyebut nama Alloh, ya Alloh, sungguh aku berlindung padaMu dari syetan laki-laki dan syetan perempuan”

Niat dan Doa Mandi Wajib

Hukum niat dalam prosesi mandi wajib adalah wajib di dalam hati dan sunnah diucapkan. Bacaan niat yang sah diucapkan secara umum sebagai berikut:

“نَوَيْتُ رَفْعَ الحَدَثِ” “نَوَيْتُ رَفْعَ الحَدَثِ الآَكْبَرِ” “نَوَيْتُ فَرْضَ الغُسْلِ” “نَوَيْتُ الطَّهَارَةِ لِلصَّلَاةِ”

“Nawaitu rof’al hadatsi” atau “Nawaitu rof’al hadatsil akbari” atau “Nawaitu fardhol ghusli” atau “Nawaitut thoharoti lis syolati”.

Artinya: “Aku berniat menghilangkan hadats jinabat” atau “ Aku berniat menghilangkan hadats besar” atau “Aku berniat mandi wajib” atau “Aku berniat bersuci untuk melakukan sholat”.

Bacaan niat-niat mandi wajib yang singkat diatas boleh dibaca jika menghendaki mengucapkan niat secara singkat dan hukumnya sah.

Akan tetapi jika menghendaki niat secara spesifik, berikut perincian bacaannya:

Niat dan Doa Mandi Wajib Setelah Berhubungan Suami Istri

Niat Mandi Wajib Setelah Bersetubuh

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الأَكْبَرِ مِنَ الْجَنَابَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

“Nawaitul ghusla lirof’il hadatsil akbari minal janaabati lillahi ta’aala”

Artinya: “Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari jinabat, karena perintah Alloh Ta’alaa”

Niat dan Doa Mandi Wajib Setelah Haidl atau Datang Bulan

Niat Mandi Wajib Setelah Haidl

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الأَكْبَرِ مِنَ الْحَيْضِ لِلَّهِ تَعَالَى

“Nawaitul ghusla lirof’il hadatsil akbari minal haidli lillahi ta’aala”

Artinya: “Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari haidl, karena perintah Alloh Ta’aala”

Niat dan Doa Mandi Wajib Setelah Nifas atau Melahirkan

Niat Mandi Wajib Setelah Nifas

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الأَكْبَرِ مِنَ النِّفَاسِ وَالوِلاَدَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

“Nawaitul ghusla lirof’il hadatsil akbari minan nifaasi wal wilaadati lillahi ta’aala”

Artinya: “Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari nifas dan melahirkan, karena perintah Alloh Ta’aala”

Tata Cara Mandi Wajib Sesuai Sunnah

Inti dari tata cara mandi wajib hanya ada dua, maksudnya dalam melakukan mandi wajib yang diwajibkan hanya dua, yang pertama yaitu niat diawal basuhan. Sedangkan yang kedua adalah meratakan air pada seluruh tubuh.

Hendaknya harus memperhatikan bagian-bagian yang dikhawatirkan tidak terkena basuhan air. Seperti ketiak, lipatan perut, kedua telinga, bagian diantara kedua paha dan dua p4nt4t.

Jika menghendaki tata cara yang lebih sempurna, berikut tata cara mandi wajib yang disunnahkan:

  1. Terlebih dahulu kita harus menghilangkan kotoran yang menempel pada tubuh sebelum mandi wajib.
  2. Menghadap qiblat, membaca basmalah (بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم), kemudian bersiwak, mencuci kedua telapak tangan, lalu berkumur, dan memasukkan air kedalam hidung tiga kali. Semua itu disertai niat melakukan kesunnahan mandi.
  3. Membasuh k3maluan dan bagian sekitarnya disertai niat menghilangkan hadats besar pada bagian ini.
  4. Hendaknya sebelum mandi melakukan wudhu dengan sempurna.
  5. Menuangkan air ke atas kepala disertai niat mandi wajib.
  6. Teliti guyuran air pada sela-sela badan.
  7. Menuangkan air terlebih dahulu pada bagian kanan depan, kemudian bagian kanan belakang, lalu bagian kiri depan dan terakhir bagian kiri belakang.

Kesunnahan-kesunnahan Mandi Wajib

Kesunnahan saat melaksanakan mandi wajib sangatlah banyak, diantaranya adalah:

  1. Membaca basmalah.
  2. Berdiri.
  3. Menghadap qiblat.
  4. Pipis terlebih dahulu, jika mandi besar karena keluarnya sp3rma.
  5. Menghilangkan najis-najis yang menempel pada tubuh.
  6. Melakukan wudhu sebelum,setelah atau saat mandi.
  7. Memperhatikan bagian-bagian yang rawan tidak terbasuh.
  8. Menyela-nyela rambur.
  9. Menggosok badan.
  10. Mendahulukan anggota kanan.
  11. Mengulangi proses pemerataan hingga tiga kali.
  12. Terus-menerus tanpa jeda.
  13. Menutup aurat saat mandi,yaitu k3maluan dan pant4t.

Doa Keluar Kamar Mandi

Doa Keluar Kamar Mandi

Setelah selesai mandi wajib, tibalah saatnya untuk melaksanakan tuntunan berikutnya, yaitu proses keluar dari kamar mandi.

Dahulukan kaki kanan ketika mengawali langkah untuk keluar,kemudian membaca doa keluar dari kamar mandi ketika sudah berada diluar dengan bacaan berikut:

غُفْرَانَكَ (×٣) اَلْحَمْدُّ لِلَّهِ الَّذِى اَذْهَبَ عَنِّي الاَذَى وَعَافَانِيْ

“ghufroonak (3x) alhamdu lillahil ladzi adzhaba ‘annil adzaa wa ‘aafaanii”

Artinya: “ Aku memohon ampunanMu, segala puji bagi Alloh yang telah menghilangkan kotoran dari diriku, serta memberi kesembuhan padaku”.

Reverensi:

  • Kitab Fathul qorib, Karya Syeikh Al-Imam Abi Abdillah Muhammad bin Qosim Al-Ghozi.
  • kitab At-Takrirat Al-Sadidah Fi Al-Masail Al-Mufidah, Karya syaikh Hasan bin Ahmad bin Muhammad Al-Kaff.

BACA JUGA: Doa Qunut Sholat Subuh dan Witir Ramadhan

Tinggalkan komentar